Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Harus Dikawal Honorer πŸ›‘οΈ

Honorer perlu kawal pengangkatan PPPK paruh waktu agar tidak dirugikan. Pengawasan penting demi hak mereka di daerah masing-masing.

Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Harus Dikawal Honorer πŸ›‘οΈ
ViLda AnvyLs
6.2K views β€’ Feb 24, 2025
Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Harus Dikawal Honorer πŸ›‘οΈ

About this video

jpnn.com, JAKARTA - Pengangkatan PPPK paruh waktu harus dikawal honorer di masing-masing daerah. Jika tidak dikawal, yang akan rugi honorer sendiri, karena bisa saja dijadikan outsourcing.

Ketum Forum Honorer Non-Kategori Dua Indonesia (FHNK2I) Raden Sutopo Yuwono mengatakan kebijakan pemerintah saat ini sangat pro-honorer.

Honorer tak lulus PPPK 2024 diberikan kesempatan menjadi ASN paruh waktu. Ini sesuai aturan dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KepmenPAN-RB) Nomor 16 Tahun 2025.

"Kami menilai dari serangkaian kebijakan pemerintah, honorer yang tidak lulus PPPK 2024 snantinya tetap diberi kesempatan menjadi PPPK paruh waktu dan bila pemda memiliki kemampuan fiskal lebih, maka langsung dialihkan ke penuh waktu," kata Sutopo Yuwono kepada JPNN, Senin (24/2).

Dia melanjutkan di sini ada aspek kepekaan pemda dan seluruh honorer dalam melakukan komunikasi. Hubungan yang baik dengan pemda sangat besar pengaruhnya pada keberhasilan pengalihan ke PPPK paruh waktu.

Sutopo menilai PPPK paruh waktu merupakan solusi jangka pendek daripada dialihkan ke outsourcing.

Sebab, di dalam UU 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), tidak ada lagi istilah honorer. Yang dikenal hanya PNS dan PPPK.

"Lebih baik kebijakan ASN paruh waktu diterima dahulu, yang penting ada kejelasan status kepegawaian menjadi ASN," ucapnya.

Oleh karena itu, forum-forum honorer harus mengawal di masing-masing Pemda agar mau mengusulkan yang tidak lulus PPPK 2024 menjadi ASN paruh waktu.

Sayangnya, kata Sutopo, tidak semua honorer mau menerima PPPK paruh waktu. Itu terbukti adanya demo dan penolakan paruh waktu.

FHNK2I, lanjutnya, sudah bersurat kepada MenPAN-RB Rini Widyantini untuk disampaikan kepada kementrian lain dan Presiden RI Prabowo Subianto. Isinya menyatakan tidak menolak paruh waktu dan tidak terlibat demo menolak PPPK paruh waktu.

FHNK2I berterima.kasih kepada pemerintah sudah membuka rekrutmen PPPK dan ASN paruh waktu yang mengakomodasi bukan saja pendidik, tetapi juga tenaga kependidikan (tendik).

"Puji syukur KemenPAN-RB RI menerima dengan baik surat, sikap dan usulan kami. Tugas honorer sekarang mengawal di daerah masing-masing," pungkas Sutopo. (esy/jpnn)

Video Information

Views

6.2K

Likes

31

Duration

0:06

Published

Feb 24, 2025

User Reviews

4.0
(1)
Rate:

Related Trending Topics

LIVE TRENDS

Related trending topics. Click any trend to explore more videos.

Trending Now